oleh

Pelaku Tabrak Lari Mobil Honda HRV Ditangkap Polisi

Dari keterangan pelaku tabrak lari bernama Andi Ahmad Akmal ini, tabrakan terjadi karena dirinya sedang buru-buru dalam kondisi sedikit mabuk.

Peristiwa tabrak lari yang terjadi di Jalan 46 Kota Bitung pada, Minggu (21/11/2021) subuh akhirnya terbongkar.

Baca : Tilang Pengendara, Operasi Zebra Sasar Pelanggar Lalin

Kurang dari 10 jam usai kejadian, polisi berhasil membekuk tersangka yang bersembunyi di Winenet Kota Bitung.

Sementara posisi mobil Honda CRV putih DB 3492 CK yang di pakai tersangka berada di Desa Watudambo.

Dari keterangan pelaku tabrak lari bernama Andi Ahmad Akmal ini, tabrakan terjadi karena dirinya sedang buru-buru dalam kondisi sedikit mabuk.

Dari kronoligis yang polisi sampaikan, pengendara mobil Honda HRV, Andi Akmal melaju kencang di jalan 46 kompleks Nabati Bitung.

Karena tak bisa mengendalikan mobil yang melaju kencang, Andi menabrak motor yang berada di depannya.

Karena panik, Andi kemudian memutar balik mobilnya dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Dua orang yang berboncengan di motor mengalami luka berat, dan langsung di bawa ke Rumah Sakit Budi Mulia Bitung.

Kasus ini terungkap setelah polisi mendapat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) milik Andi jatuh di lokasi kejadian.

Mendapat laporan warga, polisi langsung mendatangi TKP dan mencari informasi pemilik kendaraan.

Setelah mendapat informasi, ternyata Andi Ahmad Akmal menjadi pemilik terakhir mobil tersebut.

Polisi mendatangi rumah Andi namun ternyata rumah dalam keadaan tertutup dan sepi.

Polisi kemudian melakukan pencarian ke rumah kakak pelaku tabrak lari di Kelurahan Winenet, polisi akhirnya berhasil mengamankan Andi tanpa perlawanan.

Kasatlantas Polres Bitung, Awaludin Puhi menyebut pengungkapan kasus tabrak lari ini tak lebih dari 10 jam.

“Ketika mendapat laporan dan mencari data pemilik mobil, polisi langsung menangkap tersangka,” kata Puhi.

Kasat juga menjelaskan, penyebab kecelakaan ini juga karena tersangka dalam keadaan mengkonsumsi miras dan berkendara dalam kecepatan tinggi.

Baca Juga:  Pulau Lembeh akan Dijadikan Pangkalan Militer TNI

“Pengendara mobil sempat minum miras dan berkendara dengan cepat, apalagi kondisi jalan yang lurus dan sepi membuat pengemudi laju,” jelasnya.

Saat ini tersangka tabrak lari telah berada di Mapolres Bitung guna pemeriksaan lanjutan.

Sementara dua korban tabrak lari kini berada di RS Budi Mulia, untuk mendapat perawatan intensif akibat luka-luka.

(mirawan tadjudin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.