Rangkaian pertandingan cabang olahraga catur pada Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara (Porprov) XII Tahun 2025, menyelesaikan pertandingan, Kamis (20/11/2025).
Menariknya, pecatur terbaik wanita Sulawesi Utara, Women Nasional Master Isaura Maria Angkouw tak berdaya dan tumbang dari pecatur muda lainnya.
Turun dalam kelas Standar Perorangan Putri, Maria tak mampu menyumbangkan medali bagi kontingen Minahasa Utara. Dari lima babak yang dimaikan, Maria hanya mampu meraih 3 poin. Dia bahkan kalah dari pecatur muda Fleacity Rawung dan Tasya Tawaang.
Maria terlihat bermain tidak tenang, pecatur andalan Sulut ini seperti kehilangan arah dan gagal menunjukkan kualitasnya sebagai seorang Master Nasional.
Mahasiswa Universitas Manado ini tak berdaya dalam ajang Porprov 2025 ini, padahal Maria baru saja pulang dari Kejurnas Catur ke 50 di Sulawesi Barat, (7-12/11/2025) mewakili Sulawesi Utara.
Hasil Lengkap Cabor Catur
Mengutip Gambid.id, pecatur asal Kota Bitung tampil sebagai kampiun untuk kelas Standar Beregu Putra dengan meraih empat kemenangan.
Bermain lepas, tim Bitung meraih empat kemenangan dan sekali seri, dengan sembilan match point dan 14,5 poin papan dan berhak atas medali emas.
Tim Kabupaten Minanasa meraih medali perak dengan sembilan match point namun hanya mencatat 14 poin papan.
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur membuat kejutan dengan meraih tujuh match point dan berhak atas medali perunggu.
Kota Manado harus puas menempati posisi keempat. Tim-tim lain seperti Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Sangihe dan Kotamobagu menguasai papan tengah.
Kejutan besar terjadi pada kategori Standar Beregu Putri, Kota Kotamobagu tampil prima dengan menyapu bersih enam pertandingan.
Dengan mengoleksi 14 match point dengan 15 poin papan, rekor sempurna mereka mengantar Kotamobagu merebut medali emas.
Kota Manado meraih perak dan Kota Bitung membawa pulang medali perunggu. Minahasa, Tomohon, Minahasa Selatan, dan Bolaang Mongondow Utara berada di urutan berikutnya.
Hasil ini semakin menegaskan bahwa regenerasi pecatur putri di Sulut berjalan sangat baik.
Kelas Standar Perorangan Putra, NM George Lamia dari Kabupaten Minahasa Selatan menunjukkan dominasinya.
Lamia tampil konsisten dengan meraih empat poin dalam lima pertandingan membuat Minahasa Selatan membawa pulang medali emas.
Medali perak menjadi milik Yudi David dari Kota Manado dan medali perunggu direbut Kaharudin Mokoginta dari Kota Kotamobagu.
Kelas Standar Perorangan Putri jauh dari persaingan sengit, WNM Maria Angkouw dari Minahasa Utara harus gagal menyumbang medali.
Untuk kelas ini, Linarti Paputungan melengkapi tim Kota Kotamobagu untuk menguasai cabor catur dengan satu medali emasnya. Medali perak menjadi milik pecatur Kabupaten Minahasa, Fleacity Rawung. Kemudian, Tasya Tawaang dari Kabupaten Minahasa Selatan meraih medali perunggu.
Sementara dalam kelas Standar Veteran, NM Arthur Paath asal Kabupaten Minahasa tampil sebagai juara dengan empat poin.
Kemudian ada NM Hans Pusung dari Kabupaten Bolaang Mongondow Utara meraih medali perak. NM Rudi Londok dari Kota Bitung meraih perunggu.(oka)
