oleh

Geopark Sumatera Barat Menuju Status UGGp

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan tahun 2022, ada geopark di Sumatera Barat yang berstatus Unesco Global Geopark (UGGp).

Dengan status UGGp, Pemprov berharap bisa menarik banyak wisatawan domestik dan mancanegara. Imbasnya, masyarakat lokal bisa mendapatkan manfaat ekonomi maksimal dari keberadaan Geopark Ranah Minang.

Sumatera Barat kini memiliki 3 Geopark Nasional (GN), yakni GN Ngarai Sianok Maninjau, GN Sawahlunto dan GN Silokek Sijunjung.

Selain itu, ada 4 lokasi wisata yang menjadi Calon Geopark (CG) Nasional yaitu; CG Singkarak (Kab. Tanah Datar dan Solok), CG Harau (Kab. Lima Puluh Kota), CG Talamau (Kab. Pasaman Barat) dan CG Solok Selatan (Kab. Solok Selatan).

Untuk mencapai target tersebut, Pemprov terus berbenah mempersiapkan fasilitas pendukung standar fisik dan non fisik.

Ada empat poin yang kini menjadi prioritas yakni, aksesbilitas menuju geosite, Gerbang Geopark, infrastruktur pendukung, serta peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat.

Aksesbilitas menuju geosite meliputi jalan nasional, provinsi, kabupaten, nagari, dan geotrack.

Gerbang Geopark termasuk juga pusat informasi, taman parkir, toilet, Masjid, shopping area, aula dan papan informasi.

Selanjutnya, infrastruktur pendukung seperti air bersih, pengolahan air kotor, pengolahan sampah, energi, komunikasi, sarana kesehatan dan pusat konservasi.

Untuk kapasitas dan pemberdayaan masyarakat, perlu adanya pengembangan dan koordinasi antar Badan Pengelola, Pemda, Pokdarwis, masyarakat dan UMKM.

Sejumlah stakeholder terus terlibat aktif untuk mencapai target tersebut.

Pemprov dengan Dinas Pariwisata Sumbar sebagai leading sector bekerja sama dengan Alumni ITB-81, Kementerian terkait (Kemenpar , Bappenas, ESDM dan KLH) hingga ke pemerintahan Nagari/ KAN.

Selain itu, Pemprov melibatkan perguruan tinggi dan lembaga penelitian (UNAND,UNP, ITB, UNPAD, UNSRI PNP, LIPI dan BPPT).

Sejak tahun 2017, ada beberapa tahapan penting untuk mewujudkan misi tersebut.

Tahun 2017, Gubernur Sumbar melakukan deklarasi bersama ITB 81, yang mencanangkan Geopark menjadi Program Geowisata di Sumatera Barat.

Pada Tahun 2018, Provinsi Sumbar berhasil mendapatkan 3 Geopark Nasional (November 2018).

Selanjutnya, Tahun 2019, berpartisipasi dalam simposium Asia Pacific Geopark Network (APGN) dan Geo Fair di Lombok.

Baca Juga:  1001 Tempat Wisata Baru di Sulawesi Utara

Mulai tahun 2020, Pemprov Sumbar terus fokus menyiapkan 4 geopark menuju Geopark Nasional dan 3 Geopark Nasional menjadi Unesco Global Geopar (UGGp). (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed