Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia telah diumumkan pada Kamis, 17 Juli 2025 di Kuala Lumpur. Timnas Indonesia tergabung dalam Grup B bersama dua raksasa Timur Tengah: Arab Saudi dan Irak.
Format kompetisi menggunakan sistem single round-robin di venue terpusat, dengan Arab Saudi sebagai tuan rumah grup. Setiap tim hanya memainkan dua pertandingan, dan hanya juara grup yang lolos langsung ke Piala Dunia. Runner-up akan bertarung di ronde kelima untuk memperebutkan satu tiket playoff antarkonfederasi.
Secara matematis, peluang Indonesia lolos langsung ke Piala Dunia sangat kecil. Bahkan untuk sekadar bertahan di posisi runner-up, tantangannya luar biasa berat. Publik Indonesia perlu menyikapi hasil undian ini dengan kepala dingin dan ekspektasi realistis.
🔍 Head-to-Head: Fakta yang Tak Bisa Diabaikan
🇮🇩 vs 🇸🇦 Arab Saudi
– Total pertemuan: 14 kali
– Indonesia menang: 1 kali
– Seri: 2 kali
– Arab Saudi menang: 11 kali
Namun, ada secercah harapan dari dua laga terakhir:
– 5 September 2024: Arab Saudi 1-1 Indonesia (di Jeddah)
– 19 November 2024: Indonesia 2-0 Arab Saudi (di Jakarta)
Kemenangan ini menjadi satu-satunya kemenangan Indonesia atas Arab Saudi sepanjang sejarah, dan terjadi dalam fase kualifikasi yang sama. Tapi perlu diingat: laga putaran keempat akan digelar di Riyadh, bukan di kandang sendiri.
🇮🇩 vs 🇮🇶 Irak
– Total pertemuan: 9 kali
– Indonesia menang: 0 kali
– Seri: 1 kali
– Irak menang: 8 kali
Dua pertemuan terakhir:
– 6 Juni 2024: Indonesia 0-2 Irak (di Jakarta)
– 15 Januari 2024: Indonesia 1-3 Irak (Piala Asia)
Rekor melawan Irak adalah yang terburuk bagi Timnas Indonesia. Bahkan saat bermain di kandang sendiri, Garuda tetap gagal mencetak kemenangan atau menahan imbang.
📉 Pot FIFA dan Peringkat Dunia
Dalam undian AFC, Indonesia masuk Pot 3 bersama Oman. Arab Saudi dan Qatar berada di Pot 1, sementara Irak dan UEA di Pot 2. Berdasarkan ranking FIFA per Juli 2025:
– Arab Saudi: 59
– Irak: 58
– Indonesia: 118
Selisih peringkat ini mencerminkan gap kualitas dan pengalaman internasional. Arab Saudi telah tampil di 7 edisi Piala Dunia, termasuk dua terakhir. Irak pernah lolos pada tahun 1986. Indonesia? Belum pernah lolos sebagai negara merdeka sejak 1945.
⚽ Jadwal Pertandingan Grup B
– 8 Oktober 2025: Arab Saudi vs Indonesia (Riyadh)
– 11 Oktober 2025: Indonesia vs Irak (Riyadh)
– 14 Oktober 2025: Arab Saudi vs Irak
Dengan hanya dua laga, tidak ada ruang untuk kesalahan. Satu kekalahan bisa langsung menutup peluang lolos otomatis. Bahkan hasil imbang pun bisa jadi tidak cukup.
🧠 Analisis Taktis dan Mental
Timnas Indonesia di bawah pelatih Patrick Kluivert telah menunjukkan perkembangan signifikan. Kemenangan atas Arab Saudi dan hasil positif di putaran ketiga membuktikan bahwa Garuda bukan lagi tim pelengkap. Namun, dua pertandingan di kandang lawan dengan tekanan tinggi dan atmosfer partisan akan menjadi ujian mental yang luar biasa.
Pemain seperti Marselino Ferdinan, Jay Idzes, dan Thom Haye bisa menjadi pembeda. Tapi lawan yang dihadapi bukan hanya tim kuat, melainkan tim yang terbiasa menang di level Asia dan dunia.
🗣️ Harapan Publik: Jangan Terlalu Tinggi
Meskipun euforia lolos ke putaran keempat sangat wajar, publik Indonesia perlu memahami bahwa:
– Lolos langsung hampir mustahil kecuali terjadi dua kemenangan beruntun.
– Runner-up pun harus bertarung lagi di ronde kelima, lalu menghadapi tim dari benua lain di playoff.
– Arab Saudi punya keuntungan sebagai tuan rumah, dan Irak punya rekor dominan.
Ekspektasi tinggi tanpa dasar bisa berujung pada kekecewaan besar. Sebaliknya, dukungan realistis dan apresiasi terhadap perjuangan tim bisa menjadi energi positif.
🔥 Kesimpulan: Kualifikasi Piala Dunia 2026
Berharap Semangat dan Dewi Fortuna
Putaran keempat bukan hanya soal lolos ke Piala Dunia, tapi juga soal mengukir sejarah dan membuktikan kapasitas Indonesia di level tertinggi Asia. Jika Garuda mampu menahan imbang atau bahkan menang atas Irak atau Arab Saudi di kandang lawan, itu sudah menjadi pencapaian monumental.
Timnas Indonesia mungkin tidak diunggulkan, tapi mereka punya semangat, kejutan, dan momentum. Dan kadang, sepakbola tidak tunduk pada statistik—tapi pada keberanian.
Kualifikasi PD 2026: Indonesia Bisa Menang Lawan Arab Saudi dan Irak
