Mantan Staf Khusus Presiden Jokowi, Billy Mambrasar mendapat tugas baru dari Presiden Prabowo Subianto.
Kini Billy Mambrasar masuk dalam anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Ekonomi Papua yang baru terbentuk 8 Oktober 2025.
Presiden Prabowo menunjuk Billy bersama putra-putri Papua lainnya untuk mengakselesari pembangunan Papua.
Nama-nama seperti Felix Wanggai, Ribka Haluk, dan Gracia Josaphat membantu Billy untuk kemajuan Pulau Cendrawasih.
Profil Billy Mambrasar
Pria kelahiran Serui ini awalnya tidak dikenal orang, hingga mantan Presiden Joko Widodo mengangkatnya menjadi Staf Khusus.
Bersama 11 Staf Khusus lainnya, Billy mendapat amanah selama lima tahun yakni 2019-2024, atau periode kedua Presiden Jokowi.
Berasal dari keluarga yang sederhana, Billy lahir dan besar di Kota Serui. Dia merupakan delegasi Indonesia untuk Y20 Saudi Arabia 2020.
Lulus kuliah Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Billy melanjutkan sekolahnya di luar negeri.
Menempuh pendidikan Master of Business Administration (MBA) di The Australian National University, kemudian lanjut ke Master of Education di Harvard University, USA.
Sebelum bergabung dengan cabinet Joko Widodo, anak muda Papua ini bekerja di BP (British Petroleum) selama 13 tahun dalam proyek pembangunan LNG Facility senilai USD 8 miliar.
Billy juga pernah bekerja di PT Vale Indonesia dan ExxonMobil Indonesia. Serta aktif sebagai konsultan untuk perusahaan nasional dan multinasioanal.
Sukses dalam bidang profesional, Billy tak pernah lupa akan kampung halamannya di Papua. Tahun 2009, Billy mendirikan Yayasan Kitong Bisa (Kitong Bisa Foundation),.
Yayasan yang berada di Kota Serui, Papua membantu masyarakat dalam pendidikan non formal dan pemberdayaan masyarakat.
Berfokus dalam membantu anak-anak dan pemuda Papua untuk mendapatkan akses pendidikan, pelatihan, serta keterampilan wirausaha.
Lewat Yayasan Kitong Bisa, Billy Mambrasar berhasil memberikan akses pendidikan gratis kepada 600 anak Papua.
Bersama Kementerian PPN/Bappenas, Billy aktif menjadi Duta SDGs Indonesia dalam mendorong penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) di 30 Provinsi.
Kini Billy Mambrasar mendapat kepercayaan baru dari Presiden Prabowo Subianto untuk masuk dalam tim percepatan pembangunan di Tanah Papua.(ato)
