Takdir Berpihak kepada Anies 8aswedan atau 8owo?

F. G. Tangkudung
25 Jan 2024 13:43
Opini 0 149
3 menit membaca

Hari pemungutan suara Pilpres 2024 tak sampai sebulan lagi. Siapa yang bakal menjadi presiden ke-8 Indonesia akan segera terjawab. Namun, ada yang menarik, takdir mengarah kepada Anies 8aswedan. Mari kita bahas.

Mungkin bakal banyak perdebatan, tapi alur yang tercipta seolah menyiratkan Anies 8aswedan berjalan bersama dewi fortuna menuju takhta.

Pernah menjadi moderator debat calon Presiden tahun 2009 dan juru bicara Jokowi-JK tahun 2014 tidak serta merta membuatnya diperhitungkan di panggung politik. Wajar memang, dia adalah akademisi, bukan politisi.

Ketika menjadi Menteri Pendidikan, tak ada pihak yang memprediksi Anies bakal menjadi capres sepuluh tahun berselang.

Namun, keputusan Joko memecat Anies pada tahun 2016 ternyata menjadi momentum melesatnya karir Anies di dunia politik.

Tahun yang sama, partai politik bersiap menghadapi Pilgub DKI Jakarta 2017. Kala itu, Ahok lagi kuat-kuatnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Entah ide dari siapa, muncul wacana mencari salah satu dari menteri pecatan Jokowi untuk menjadi figur Cagub DKI. Waktu itu Partai Gerindra dan PKS berkoalisi.

Sekadar informasi, Anies masuk dalam gerbong reshuffle jilid II pada 27 Juli 2016. Dia terdepak bersama Rizal Ramli (Menko Kemaritiman), Sudirman Said (Men ESDM), Ignasius Jonan (Menhub), Yuddy Chrisnandi (Men PAN ARB), Sofyan Jalil (Men PPN/Ka Bappenas), Ferry Mursidan Baldan (Men ATR), Saleh Husin (Menperin) dan Marwan Jafar (Mendes PDTT).

Sebelumnya, pada 12 Agustus 2015 juga terjadi reshuffle jilid I yang menendang Tedjo Edhy Purdijatno (Menko Polhukam), Indroyono Soesilo (Menko Kemaritiman), Andrinof Chaniago (Men PPN/Ka Bappenas), Rachmat Gobel (Mendag) dan Andi Wijayanto (Sekkab).

Bayangkan, dari sekian nama besar tersebut, Anies Baswedan yang terpilih menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta.

Makin menarik, ketika Anies yang sedianya menjadi pembicara di Amerika Serikat batal berangkat karena terkena DBD. Saat sakit itulah dia dapat tawaran untuk bergabung dengan koalisi Gerindra PKS untuk menjadi Cagub DKI Jakarta 2017

Itu baru permulaan. Pasca menyelesaikan jabatan di DKI Jakarta, Anies santer dikaitkan dengan KPK terkait formula E. Dengan kondidi KPK yang terungkap belakangan, mudah saja menjegal Anies dengan menetapkannya sebagai tersangka dengan muatan politis. Namun, lagi-lagi takdir berpihak ke Anies.

Selanjutnya, tak ada yang bakal mengira ketika hubungan pasangan Anies- AHY dan Prabowo- Imin lagi mesra-mesranya justru harus kandas di waktu bersamaan. Imin akhirnya berpasangan dengan Anies.

Kejutan tak terduga tak berhenti di situ. Muncul lagi perseteruan antara keluarga Joko dan PDIP. Lagi, tak ada yang pernah membayangkan Joko dan keluarganya yang besar dari rahim PDIP justru tega berkhianat kepada Megawati dan partainya. Sungguh di luar nurul tak habis fikri.

Teranyar, Anies 8aswedan yang gayanya kaku dan bicaranya terlalu akademis mampu mengubah gayanya dan kini menjadi idola para K-Pop lovers. Dia juga menjadi superstar di tik tok.

Lebih jauh, mungkin itu berkaitan dengan sosok Anies yang menjadi orang Indonesia pertama yang menerima tongkat komando Pangeran Diponegoro ketika dikembalikan pemerintah Belanda. Konon, Joko sempat marah besar karena momen tersebut dan akhirnya memecat Anies.

Belum lagi peruntungan Shio Ayam Anies yang menurut ilmu metafisik bagus di tahun naga kayu 2024.

Rentetan kejadian tersebut bisa jadi hanya sebuah kebetulan atau cocoklogi. Namun bisa juga menyiratkan sesuatu bagi mereka yang mengkaji lebih dalam. Biar waktu yang menjawab.

Sementara Prabowo, setelah menjadi pecundang dalam tiga ajang Pilpres, kini menjadi pihak superior. Siapa yang sangka dia mau menjadi bawahan Joko dan kini keduanya berada di satu kapal yang sama.

All in Prabowo Gibran, Lanjutkan Kepemimpinan Joko!

Siapa yang akan menjemput takdirnya? 8aswedan atau 8owo? Atau malah 8ranowo? (fgt)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *