Satpam Terbirit Lihat Ombak, Air Laut Rendam Mantos

F. G. Tangkudung
17 Jan 2021 23:17
Berita 0 70
2 menit membaca

Air laut masuk kedalam mall Mantos 2 dan Mantos 3.

Tim penolong Basarnas berhasil mengevakuasi korban terakhir yang tertimbun tanah longsor di Jalan Sea, Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (17/01/2021).

Nahas, korban Sam Hasan (30) sudah dalam keadaan tak bernyawa. Dari posisinya, korban terlihat berusaha memanjat ke posisi yang lebih tinggi.

Penemuan korban tersebut, membuat total warga yang meninggal akibat tanah longsor di Manado, Sabtu, (16/01/2021) menjadi 6 orang.

Baca: Satu Keluarga Tertimbun Longsor Saat Tidur, Total 7 Korban

Sementara itu, gelombang tinggi terlihat menerjang Teluk Manado, Minggu (17/01/2021) siang.

Ombak tinggi menghantam hingga ke bangunan sepanjang pesisir pantai. Tinggi ombak lebih dari 4 meter.

Pantauan Newsantara.id, bangunan dan rumah warga di pesisir pantai, mulai dari Pantai Sindulang hingga pesisir Pantai Malalayang tergenang air laut.

Pusat Bisnis Boulevard di Kawasan Megamas tak luput terjangan ombak. Air laut juga naik ke badan jalan, dan menyapu kendaraan yang terparkir.

Hingga malam hari, air laut juga menggenangi kawasan Megamas hingga ke Bank Mayapada.

Hal sama terjadi di Manado Town Square (Mantos). Pengunjung terlihat langsung berhamburan. Satpam Mantos bahkan lari terbirit ketika melihat fenomena tak biasa ini.

Air laut masuk kedalam mall Mantos 2 dan Mantos 3. Pihak Mantos mengamankan lokasi pinggir pantai yang tersapu ombak.

Air laut yang meluap ke kawasan Mantos 2.
Air pasang juga menggenangi kompleks Pelabuhan Manado. Sejumlah pelayaran batal.

Data BMKG Sulawesi Utara, angin dan hujan masih akan menerpa sebagian besar wilayah Sulut.

Sekadar informasi, Sejak Jumat hingga Sabtu malam, hujan tanpa henti menerjang Kota Manado.
Sebagian besar titik di Kota Manado tergenang air hujan. 6 korban jiwa jatuh akibat tertimbun longsor.

Walikota Manado, GS Vicky Lumentut terjun langsung ke lokasi bencana tanah longsor, dan melayat ke rumah korban.

Dia mengingatkan kepada warga untuk segera mengungsi ke lokasi yang aman, karena khawatir hujan kembali melanda Manado.

Sama halnya, Walikota dan Wakil Walikota Manado terpilih, Andrei Angouw dan Richard Sualang. Meski belum lantik, mereka sudah langsung action.

Kawasan pelabuhan Kalimas juga tak luput dari genangan air laut.

Mereka mendirikan dapur umum di Kantor DPD Partai PDIP Kota Manado, untuk mendistribusikan makanan ke lokasi bencana.

Andrei dan Richard juga terlihat berkunjung ke lokasi-lokasi bencana alam.

Richard Sualang menyambangi warga terdampak banjir di Kelurahan Ketang Baru, Minggu (17/1/2021) siang. Wakil Walikota Manado terpilih ini datang dengan membawa makanan siap saji dan kebutuhan lain bagi warga.(nid/ath)
 

 
 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *