Pemkot Manado Imbau Masyarakat Siaga Bencana

F. G. Tangkudung
21 Des 2017 00:59
Berita 0 345
2 menit membaca

Pemerintah Kota Manado (Pemkot Manado) mengeluarkan SK Status Darurat Penanganan Bencana, terkait banjir dan tanah longsor yang terjadi, Sabtu (17/12/2017).

Status darurat penanganan bencana tersebut untuk mengantisipasi bencana susulan dan dampak yang ditimbulkan pascabanjir dan tanah longsor yang terjadi akhir pekan silam.

Baca : Polda Sulut Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

“Dampak bencana seperti trauma dan penyakit yang dialami masyarakat yang akan terlihat pascabencana. Pemkot Manado lewat Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial akan terus memantau kesehatan masyarakat yang terkena musibah,” janji Wakil Walikota Manado, Mor Bastian.

Wakil Walikota Manado juga mengimbau masyarakat Manado tetap awas dan waspada terhadap bencana akibat cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini.

“Terlebih mereka yang tinggal di dekat aliran sungai dan daerah tebing agar bisa waspada dengan bencana. Cuaca buruk masih akan terjadi hingga awal tahun depan,” tambahnya.

Pemkot Manado juga sudah mengeluarkan data resmi, Selasa (19/12/2017), terkait bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi.

Dari data yang dikeluarkan Pemkot Manado, hujan deras yang menerjang Kota Manado, Sabtu (16/12/2017) lalu telah berdampak pada 46 kelurahan yang tersebar di 9 kecamatan Kota Manado.

Detailnya, ada sekitar 5.824 rumah yang tergenang air, dan 296 rumah yang terdampak tanah longsor. Bencana tersebut mengakibatkan 27. 615 atau 7591 KK terkena dampak banjir dan tanah longsor. Data tersebut masih bisa bertambah, karena kemungkinan ada sejumlah korban yang belum terdata atau melapor.

Pemkot Manado juga sudah menyalurkan bantuan sejak hari terjadinya bencana kepada para korban terdampak bencana. Bantuan ini berupa makanan, pakaian, obat-obatan, dan air bersih sudah tersalurkan hingga Rabu, (20/12/2017). Tim Pemkot Manado juga terus berkoordinasi dengan tim SAR dan TNI-Polri sejak evakuasi hingga penyaluran bantuan kepada masyarakat Kota Manado korban bencana.

Sebelumnya, Walikota Manado, Vicky Lumentut menegaskan semua instansi yang berkaitan dengan pelayanan kebutuhan darurat bencana tetap buka 24 jam. Lumentut mengatakan, Puskesmas, Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial serta BPBD Kota Manado akan terus memantau kebutuhan masyarakat korban bencana.

Kepala BMKG Sulut Tri Cahyo juga terus mengingatkan, Sulut masih akan mengalami cuaca ekstrem hingga awal Januari mendatang. Dari prakiraan cuaca, gelombang tinggi, hujan lebat dan angin kencang masih akan menerjang Kota Manado.

Penulis: Kayla Carissa

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *