Partai Demokrat PAW Franseska Kolanus

F. G. Tangkudung
29 Nov 2020 19:33
Berita 0 88
2 menit membaca

Partai Demokrat akhirnya mengumumkan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Anggota DPRD Kota Manado, Franseska Julia Kolanus (FJK).

Baca: Kawasan Jalan Roda, Ngopi ala Parlemen Jalanan

Plt Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara, Billy Lombok, membacakan Surat PAW bernomor 346/SK/DPP.PD/XI/2020,Minggu (29/11/2020).

Dalam surat keputusan PAW ini, FJK melanggar perintah Partai Demokrat dengan tidak mendukung paslon usungan PD serta kebijakan partai.

FJK juga melakukan tindakan yang bertentangan dengan AD/ART Partai Demokrat Pasal 2 ayat (2) mengenai kewajiban anggota.

Selanjutnya, posisi Franseska Kolanus di DPRD Kota Manado akan milik suara terbanyak kedua Partai Demokrat Dapil Singkil Mapanget, Cicilia Londong.

Franseska Julia Kolanus merupakan peraih suara terbanyak (3001 suara) internal Partai Pileg 2019, sekaligus penyelamat wajah Partai berlambang merci ini.

Sementara penggantinya Cicilia Londong bukanlah orang baru di DRPD Manado. Londong pernah menjabat anggota DPRD tahun 2009-2019.

Hingga berita ini naik, Franseska Kolanus belum memberikan tanggapan terkait surat PAW terhadap dia.

Namun bila melihat status di laman media sosial facebook miliknya, Franseska Kolanus telah mengetahui bahwa dirinya kena PAW oleh Partai Demokrat.

Sekadar informasi Ancaman PAW Franseska Kolanus pertama kali berhembus dari Ketua Partai Demokrat Kota Manado, Noortje Van Bone.

Franseska bahkan mendapat surat peringatan (SP1) hingga SP3 oleh Partai Demokrat Kota Manado.

Secara diam-diam Van Bone juga mengirimkan surat usulan PAW ke DPP Partai Demokrat, tanpa sepengetahuan Kolanus.

Kolanus mendapat tudingan lebih mendukung pasangan calon usungan partai lain, ketimbang pasangan calon dari partai demokrat.

Pasangan itu ialah usungan partai Nasdem, Paula Runtuwene-Harley Mangindaan.

Paula Runtuwene adalah istri Walikota Manado, Vicky Lumentut. Kolanus sendiri merupakan adik ipar Vicky Lumentut.

Beberapa waktu lalu, Kolanus sudah gamblang menjelaskan jika dia tetap mematuhi kebijakan partai.

Baca: Ibunda Hillary Lasut Meninggal Dunia

Menurutnya, alasan dalam surat peringatan (SP) yang dia terima terlalu mengada-ada.

Dia juga secara blak-blakan menyebut ada settingan dari Noortje Van Bone, Ketua PAC Demokrat Kota Manado dalam mencari-cari kesalahan untuk menjatuhkannya.

(nid/oka)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *