Mikhail Tal, Pecatur Berjuluk Penyihir dari Riga

F. G. Tangkudung
5 Mar 2023 15:07
Sport 0 272
2 menit membaca

Mikhail Nekhemyevich Tal lahir 9 November 1936  dan meninggal pada 28 Juni 1992. Mikhail Tal adalah seorang pemain catur asal Riga, Latvia (dulu masih dengan Uni Soviet).

Dia adalah Juara Catur Dunia ke-8. Mikhail Tal pernah memegang rekor tak terkalahkan terlama dalam sejarah catur kompetitif dengan 95 pertandingan (46 menang dan 49 seri), periode 23 Oktober 1973 hingga 16 Oktober 1974.

Rekor itu pecah oleh Ding Liren dengan 100 pertandingan tak terkalahkan (29 menang dan 71 seri), periode 9 Agustus. 2017 sampai 11 November 2018.

Alexander Koblents merupakan guru Tal dalam permainan catur sejak tahun 1949. Uniknya, tahun 1952, Mikhail Tal memenangkan kejuaraan Latvia mengalahkan Koblents.

Sejak saat itu, Mikhail Tal menjelma sebagai pecatur hebat dengan gaya menyerang taktikal super jenius, bak seorang penyihir. Seperti julukannya, Penyihir dari Riga.

Tahun 1957 Tal mendapatkan gelar Grand Master bersama sejumlah pemain lainnya.

Pada tahun 1960 di usia 23 tahun, Tal menjadi lawan Juara dunia Mikhail Botvinnik. Tal meraih enam kemenangan, dua kekalahan dan tiga belas remis, yang mengantarnya menjadi juara dunia termuda.

Mikhail Botvinnik kembali menantangnya pada tahun berikutnya. Kali ini Botvinik sudah banyak mengevaluasi dan mempelajari gaya lawannya yang sangat taktikal.

Pada waktu yang sama, Tal mengalami penyakit ginjal kronis. Namun Tal tetap melandeni tantangan Mikhail Botvinnik. Akibatnya, dia kalah sepuluh kali dan hanya menang lima kali dengan enam remis. Dia harus merelakan gelar juara dunianya kembali jadi milik Botvinnik.

Permainannya begitu terkenal karena kesenangannya bermain dengan pengorbanan taktikal. Memang, bagi Tal catur itu adalah seni. Banyak kali Tal memilih mengorbankan menteri, semata untuk romantisme atau mencari kesenangan.

Tentu saja itu tejadi lewat analisa mendalam dan lebih banyak terjadi dalam partai catur cepat atau kilat.

Itulah mengapa, banyak notasi dan video permainan Tal lebih banyak beredar daripada Grand Master atau juara dunia lainnya.

Sayang, gaya hidupnya yang suka minum minuman keras sangat berpengaruh terhadap kesehatannya. Elo Rating tertingginya adalah 2705 yang dicapai pada tahun 1980. Saat itu dia berada di peingkat dua FIDE.

Pada 28 Mei 1992, dia meninggalkan rumah sakit untuk mengikuti turnamen blitz Moskow. Dia mengalahkan Kasparov dalam turnamen tersebut.

Baca: Paul Morphy, Legenda Catur yang Pensiun Muda

Namun, itu adalah turnamen terakhirnya. Sebulan kemudian dia meninggal dunia, tepatnya 28 Juni 1992 saat berusia 55 tahun. Untuk menghormatinya setiap tahun peringatan kematiannya ada turnamen Mikhail Tal Memorial, sejak 2006. (BangKipot)