Italia Vs Inggris, Final Ideal Piala Eropa 2020?

F. G. Tangkudung
30 Jun 2021 20:50
Sport 0 50
3 menit membaca

Melihat penampilan, jadwal dan bagan jalur pertandingan, Italia Vs Inggris tampaknya bakal menjadi final ideal Piala Eropa 2020.

Timnas Inggris berhasil merebut tiket perempat Final Piala Eropa 2020, usai menyingkirkan Der Panzer Jerman, 2-0, Rabu (30/6/2021).

Bermain di atas rumput kebanggaannya, Stadion Wembley, anak asuh Gareth Southgate tak gentar menghadapi Jerman.

Lini Belakang Jerman pimpinan Mat Hummels tampaknya sangat kerepotan dengan adu sprint para pelari cepat Inggris.

Inggris berhasil unggul lewat gol Raheem Sterling di menit 77 dan Harry Kane di menit 86. Kedua gol lahir dengan pola hampir sama, umpan silang dari sisi kanan pertahanan Jerman.

Sementara itu, tiket terakhir menjadi milik anak asuh Asuhan Andriy Shevchenko, Ukraina usai secara dramatis mengalahkan Swedia 2-1 lewat ekstra time.

Baca: Perancis Pulang, Jenius Plus Plin Plannya Dewi Fortuna

Swedia yang lebih favorit hanya bisa mencetak gol lewat mesin gol mereka, Emil Forsberg di menit 43. Dua peluang lain milik Emil Forsberg hanya membentur tiang gawang.

Oleksandr Zinchenko sebelumnya membuat Ukraina memimpin di menit 27. Artem Dovbyk menjadi pahlawan usai menggetarkan jala Swedia tepat di detik terakhir babak tambahan.

Dengan demikian, delapan tim akan berebut empat tiket ke semifinal. Italia VS Belgia, Spanyol Vs Swiss, Ukraina Vs Inggris, Republik Ceko Vs Denmark.

Melihat penampilan, jadwal dan bagan jalur pertandingan, Italia Vs Inggris tampaknya bakal menjadi final ideal Piala Eropa 2020.

Keduanya tampil ciamik sejauh ini. Italia menjadi tim yang memiliki poin sembilan di fase grup.

Sementara Inggris sudah membuktikan kualitasnya ketika menghentikan Juara Dunia 2014, Jerman. Hebatnya, hingga kini gawang Inggris belum pernah kebobolan.

Agar laga itu terwujud, keduanya terlebih dahulu  harus melewati dua pertandingan yang tidak mudah.

Pertama, Italia harus melewati Belgia. Sama dengan Italia, Belgia juga memiliki poin sempurna di fase grup.

Belgia bahkan menjungkalkan juara bertahan Portugal dengan Christiano Ronaldonya.

Sulit memprediksi hasil akhir Italia Vs Belgia. Keduanya memiliki materi hampir sama. Bahkan, Belgia dengan generasi emasnya masih sedikit unggul.

Jika lolos, Spanyol atau Swiss yang mengejutkan menumbangkan Perancis sudah menunggu.

Di jalur sebelah, Inggris terkepung para kuda hitam yang mampu meledak kapan saja.

Jika melewati hadangan Ukraina, dua mantan juara Eropa Republik Ceko (1976) atau Denmark (1992) sudah menunggu.

Meski Inggris belum pernah meraih juara Piala Eropa, tampaknya tahun ini jalan ke arah itu mulai terbuka lebar.

Inggris sudah mengalahkan Jerman, sementara Favorit lain, Portugal, Belanda dan Perancis juga sudah tersingkir.

‘Lawan berat’ praktis hanya akan berjumpa di Final. Mungkin Italia, bisa juga Belgia atau Spanyol.

Lawannya di final nanti tentu saja tenaganya sudah banyak terkuras di babak Perempat Final dan Semifinal.

Satu hal yang harus diingat, Piala Eropa selalu menjadi pembuktian tim kuda hitam. Tentu saja memori langsung mengingat dua tim, Denmark 1992 atau Yunani 2004. (BangKipot).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *