Diguyur Hujan, Manado Banjir Setinggi 4 Meter

F. G. Tangkudung
22 Jan 2021 20:01
Berita 0 30
2 menit membaca

Kota Manado kembali turun hujan dengan intensitas besar, Jumat (22/01/2021) siang.

Hujan lebat dari siang hingga sore, membuat sebagian wilayah di Kota Manado banjir untuk kedua kalinya setelah kejadian pada Minggu lalu.

Baca: Satu Keluarga Tertimbun Longsor Saat Tidur, Total 7 Korban

Dari pantauan newsantara.id, wilayah-wilayah “langganan” banjir terendam. Tinggi air bervariasi mulai dari 1 meter hingga 4 Meter.

Wilayah parah yang terendam adalah rumah-rumah di sepanjang bantaran sungai Sario akibat luapan air yang terlalu besar.

Ketinggian banjir hingga atap rumah warga. Terutama di Karombasan, Sario dan Tanjung Batu.

“Rumah di seberang sudah terendam sampai di atap tingginya sekitar 4 meter,” ujar salah warga yang tinggal disekitar bantaran sungai Sario.

Banjir tinggi juga menggenangi wilayah berkontur rendah dan drainase buruk.

Malendeng, Tingkulu, Perkamil, Singkil, Komo, Wonasa, Tuminting dan sejumlah titik lain juga terlihat banjir parah.

Jalan-jalan protokol seperti Jalan Piere Tendean, Jalan Sario, Jalan Bethesda, Jalan Trans Malalayang, Seputaran Lapangan Tikala, hingga Wonasa dan Tuminting, terendam banjir.

Teminal Karombasan dan Pasar Pinasungkulan terendam air hingga 1 meter.

Banjir kali ini lebih tinggi dari banjir pekan sebelumnya, Sabtu, (16/1/2021) lalu, karena hujan lebat juga terjadi di Minahasa.

“Air disini lebih tinggi dari yang kemarin karena terjadi hujan lebat di Minahasa dan Kota Tomohon,” kata Wandy warga Sario.

Walikota Manado, Vicky Lumentut mengimbau kepada warga untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Masyarakat agar segera mengungsi ke tempat aman. Karena intensitas hujan semakin lebat,” kata Walikota.

Terpantau, beberapa lokasi juga terjadi longsor akibat gerusan air hujan.

Belum ada laporan adanya korban jiwa akibat banjir dan longsor. Namun ada informasi 1 anak berumur 8 tahun hanyut terbawa banjir.

Tim Basarnas dan BPBD telah turun ke lokasi-lokasi terdampak banjir. Banyak warga yang melapor masih terjebak di rumah mereka.

Warga masyarakat agar tetap waspada, dan menghubungi Basarnas Manado Siap Siaga di 115 atau 082187123778, bila membutuhkan bantuan.

Informasi, pada pekan lalu banjir dan longsor juga terjadi di Manado. Tercatat ada 6 korban meninggal dunia akibat tertimbun longsor.

Menteri Sosial, Tri Rismaharini juga telah datang dan memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak bencana.

Bantuan juga terus mengalir dari pemerintah dan masyarakat kepada korban banjir.

Hingga pukul 18.00 Wita, hujan di Kota Manado belum reda, namun intensitas hujan sudah mulai turun.

(*/nid)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *