Baitul Istighfar Rutin Gelar Dialog Jumat    

F. G. Tangkudung
5 Jun 2018 21:26
Berita 0 202
2 menit membaca

Mengisi Bulan Suci Ramadan, berbagai kegiatan rohani dilaksanakan oleh pengurus Masjid Baitul Istighfar Tuminting, Kota Manado dalam upaya meningkatkan ketaqwaan jamaahnya.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah menggelar dialog rohani bagi setiap jamaah yang hadir dalam sembahyang jum’at.

Dialog yang dikoordinir oleh Badan Ta’mir Masjid Baitul Istighfar Tuminting ini mengajak semua jamaah untuk sama-sama mendalami ajaran  kita suci Al Quran.

Diskusi ini diselenggarakan setelah selesai sholat jum’at yang diikuti oleh seluruh jamaah yang hadir di Masjid yang terletak di bilangan Simphony Sumompo ini.

Ketua Badan Ta’mir, Haji Fadli Noh kepada Manadopedia.com menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini bertujuan untuk menambah khasanah pengetahuan bagi seluruh jamaah terlebih khusus dalam segmentasi religiusitas.

Tak hanya itu saja, pria yang juga pendidik ini, memberikan sejumlah pembicara yang berkompeten di bidang keagamaan yang selanjutnya akan menjadi sebuah tema dialog yang akan dibahas pada setiap pekannya.

“Setiap tema yang kami angkat tiap minggunya diharapkan bisa menambah khasanah pengetahuan bagi seluruh jamaah yang hadir dan mengikuti dialog ini,” katanya.

Sementara itu, Imam Masjid Baitul Istighfar Tuminting, Badrus Syamsi, memberikan penekanan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan keimanan terlebih khusus pada bulan yang mubarak ini.

“Ini akan menjadi pengalaman tersendiri bagi mereka yang ikut karena dengan kegiatan ini bisa meningkatkan iman kita terlebih khusus pada ramadan ini,” jelas Syamsi.

Diketahui, dalam kepengurusan Badan Ta’mir yang baru dibentuk ini lebih diutamakan untuk  mengakomodir para kawala muda.

Ikatan Remaja Masjid sebagai salah satu motor penggerak dalam kegiatan-kegiatan kerohanian serta dalam hal kemaslahatan umat.

Fahmi Kangiden, Salah seorang pembina remaja yang ditunjuk dalam kepengurusan Badan Ta’mir menegaskan bahwa keberadaan remaja sudah sepatutnya menjadi sebuah partnership dalam kegiatan.

Remaja diharapkan bahu membahu menopang Badan Ta’mir serta keimaman. Menurutnya, nantinya akan mengarahkan para remaja ini pada kegiatan yang positif terlebih semakin derasnya dekadensi zaman yang menggerus nilai moralitas bangsa.

“Generasi muda adalah penerus bangsa, alangkah baiknya bila dari sekarang dibekali dengan kegiatan-kegiatan kerohanian yang positif sehingga nantinya mereka mampu menahan derasnya dekadensi zaman yang menggerus nilai moralitas bangsa,” ujar Kangiden yang juga adalah ketua Sanggar Simphony ini.

Penulis : Lala Nvidia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *