oleh

Pelaku Perampokan di Manado Ternyata Kontraktor

Kasus perampokan di Money Changer, Bahu, Manado Jumat (22/10/2021) pagi akhirnya terungkap setelah polisi meringkus tersangka pelaku.

Baca : Ratusan Liter Cap Tikus Disita Dari Pelabuhan Ferry

Terduga pelaku perampokan bernama JGM alias Jimmy (60) warga Lingkungan IX Kelurahan Buha, Kecamatan Malalayang, Kota Manado.

Polisi menangkap Jimmy di rumahnya tanpa melakukan perlawanan. Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian yang pelaku gunakan saat melakukan aksinya.

Ada juga sepatu pelaku yang masih terdapat bercak darah, tas warna abu-abu, mobil serta uang tunai Rp15 juta.

Setelah melakukan pemeriksaan, tersangka Jimmy mengaku nekat melakukan perampokan karena terlilit hutang.

Jimmy juga mengaku telah ketagihan bermain judi online dan kalah. Sementara saat ini pelaku membutuhkan uang untuk membayar orang kerja.

Dari pengakuannya, ternyata Jimmy bukanlah orang sembarangan. Pelaku perampokan money changer ini merupakan seorang kontraktor sukses.

Saat polisi melakukan penangkapan, pelaku berniat melakukan bunuh diri karena menyesali perbuatannya.

Jimmy kedapatan telah membuat surat wasiat kepada keluarganya, dan meminta maaf atas aksinya tersebut.

Rencana bunuh diri batal karena polisi terlebih dahulu menangkap pelaku.

Keberhasilan polisi menangkap tersangka pelaku perampokan mendapat respon positif dari warga.

“Kami senang polisi bisa segera menangkap pelaku, karena kejadian ini membuat kami sangat takut dan was-was bila keluar rumah,” tutur Irma warga Sario.

“Kami memberi apresiasi tinggi kepada polisi yang tak sampai 24 jam sudah berhasil mengungkap kasus ini. Polisi keren deh,” kata Hilda seorang ASN Kota Manado.

Sebelumnya, pada Jumat (22/10/2021) pagi, warga Manado heboh dengan kejadian perampokan di Money Changer Bahu.

Berita perampokan ini dengan cepat tersebar melalui media online dan media sosial.

Korban perampokan diketahui bernama Welly Tangos (71) warga Kelurahan Bahu, Manado.

Warga menemukan korban dalam keadaan bersimbah darah, setelah tangan dan kepala korban terkena benda tajam.

Selanjutnya warga membawa korban ke rumah sakit Permata Bunda Dendengan, dan kemudian rujuk ke RS Prof Kandouw Malalayang.

Baca Juga:  Panwaslu Akui Salah Sematkan Status Koruptor Caleg

Kapolres Manado, Kombes Pol Elvianus Laoly membenarkan kejadian tersebut.

“Korban sudah berada di rumah sakit, dan polisi sedang mengejar tersangka,” kata Laoly.

(*/ath)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed