oleh

Pemilihan Pelsus 15 Oktober: Ini Kriterianya

Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus) di semua aras.

Baca : Ini Daftar Nama 504 Ketua Lingkungan di Manado

Dalam Surat Keputusan yang dibacakan dalam setiap kolom, pelaksanaan pemilihan Penatua dan Diaken pada tanggal 15 Oktober 2021.

Sedangkan pemilihan Komisi Pelayanan Kategorial Jemaat akan berlangsung secara serentak pada 17 Oktober 2021, di masing-masing jemaat.

Berikut kriteria untuk menjadi pelayan khusus GMIM:

  1. Bakal Calon Diaken dan Calon Penatua ialah anggota sidi jemaat yang berumur sekurang-kurangnya 25 tahun dan setinggi-tingginya 65 tahun saat pemilihan
  2. Bakal Calon Diaken dan Calon Penatua terdaftar dan tinggal tetap di jemaat dan kolom yang bersangkutan sekurang-kurangnya 6 bulan secara terus menerus sebelum pemilihan.
  3. Bakal Calon Diaken dan Calon Penatua yang memiliki keanggotaan ganda (terdaftar di dua jemaat) dinyatakan gugur karena menyalahi administrasi dan tidak jujur
  4. Bakal Calon Diaken dan Calon Penatua sudah dikenal jati diri, keteladanan dan kesetiaannya pada GMIM, tidak mengaktifkan diri dalam kegiatan kelompok bukan GMIM yang bertentangan dengan pengakuan GMIM dan tidak dibaptis ulang.
  5. Bakal Calon Diaken dan Calon Penatua tidak berperilaku: penjudi, pemabuk. baku piara, melakukan perzinahan, LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) dan cerai hidup.
  6. Bakal Calon Diaken dan Calon Penatua tidak sedang dikenakan disiplin gerejawi, tidak berstatus terhukum dan atau terpidana.
  7. Bakal calon Diaken dan Calon Penatua yang pindah dari denominasi gereja lain, harus sudah sidi 6 bulan sebelum pelaksanaan pemilihan.
  8. Bakal Calon Diaken dan Calon Penatua memahami dan sanggup melaksanakan tugas sebagai pelayan khusus, dan berkewajiban mengimplementasikan eklesiologi GMIM sebagai gereja global.
  9. Bakal Calon Diaken dan Calon Penatua tidak berstatus Pendeta atau Guru Agama termasuk vikaris Pendeta.

GMIM juga menyebut Bakal Calon Penatua dan Diaken yang memiliki suami/isteri berdenominasi dan golongan agama lain, dapat dipilih menjadi pelsus dalam pemilihan tahun ini.

Baca Juga:  Ada Mayat di Depan Kantor Walikota, Pelakunya Remaja

Selain mengatur syarat menjadi pelayan khusus, BPMS GMIM juga memberi syarat bagi anggota sidi jemaat yang wajib memilih.

Pemilih adalah semua anggota Sidi Jemaat GMIM yang namanya tercantum dalam daftar sidi jemaat di kolom yang bersangkutan sesuai dengan sensus terakhir.

Nama pemilih ada tercantum dalam daftar pemilih yang BPMJ keluarkan dua minggu sebelum pemilihan, dan tidak sedang kena disiplin gerejawi.

(*/oka)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed