oleh

Berubah Warna, Laskar PDIP Antar AARS Masuk Balai Kota

Tidak semua orang bisa masuk ke dalam halaman. Laskar PDIP, kader dan simpatisan berbaju logo PDIP berjaga di pintu masuk.

Pemandangan tak biasa terlihat ketika proses serah terima Walikota Manado, Senin (10/5/2021) di Balai Kota.

Baca: Resmi Walikota Manado, Selamat Bertugas Ko’ Andrei Ang

Ribuan warga Manado mengantar Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang, memasuki kantor Walikota Manado.

Sepanjang depan kantor Walikota terpampang ratusan karangan ucapan yang datang dari berbagai organisasi, instansi bahkan pengusaha.

Menariknya, tiga pintu akses masuk ke Kantor Walikota tertutup rapat.

Tidak semua orang bisa masuk ke dalam halaman. Laskar PDIP, kader dan simpatisan berbaju logo PDIP berjaga di pintu masuk.

Setiap orang yang masuk mendapat pemeriksaan ketat, sebelum bisa benar-benar masuk.

Ini bak sejarah baru bagi Pemkot Manado, warna biru yang menghiasi Kantor Walikota kini berubah menjadi merah.

Tagline Manado Cerdas berubah menjadi Manado Hebat, yang kini menjadi konsumsi publik.

Sebelumnya pada pagi tadi, Gubernur Olly Dondokambey melantik Andrei Angouw dan Richard Sualang menjadi Walikota dan Wakil Walikota Manado, periode 2021-2024.

Ini merupakan sejarah baru di Republik Indonesia, Andrei Angouw menjadi Kepala menjadi walikota pertama di Indonesia yang beragama Konghucu.

Andrei Angouw akan menjabat sebagai Walikota Manado bersama Wakil Walikota, Richard Sualang selama 3 tahun hingga 2024.

Andrei Angouw menggantikan walikota sebelumnya, Vicky Lumentut dan menjadikannya sebagai Walikota Manado ke 21 sepanjang sejarah.

Pada Pilkada 2020 lalu, pasangan usungan PDIP ini berhasil menjadi jawara dengan meraih 88.303 suara, atau setara dengan 36,7 persen.

Lahir di Manado 23 Mei 1971, politikus PDIP ini pertama kali masuk gedung Dewan Provinsi Sulut pada Pilcaleg tahun 2009.

Pada Pemilu Legislatif tahun 2014, Andrei kembali terpilih dari daerah pemilihan Kota Manado.

Tahun 2016 suami dari Irene G. Pinontonan ini menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, tepatnya pada tanggal 16 Februari 2016.

Baca Juga:  Eko Yuli Irawan, Menampar Indonesia dengan Kesantunan

Ayah dari empat anak ini menggantikan Steven Kandouw, yang mengundurkan diri karena maju pada Pilkada Sulawesi Utara tahun 2015.

Pilkada tahun 2019 menjadi bukti ketangguhan Andrei Angouw sebagai politikus sejati andalah PDI Perjuangan.

Politikus berdarah Tionghoa ini keluar sebagai peraih suara terbanyak, pada daerah pemilihan Kota Manado dengan total 33.135 suara.

Kini harapan besar berada dipundaknya, dalam membawa perubahan besar bagi Kota Manado ke depan, yaitu MANADO HEBAT.

(oka)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed