oleh

Sekarang Naik Pesawat Cukup Negatif GeNose C19, Ini Caranya?

-Berita-4.714 kali dibaca

Penumpang pesawat tak lagi harus menunjukan hasil swab antigen mereka, cuku dengan menunjukan hasil negatif tes GeNose C19.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengumumkan langsung dan menyebut akan mulai berlaku pada 1 April 2021 mendatang.

Prosedur dan alur penggunaan GeNose yaitu, calon penumpang mengambil nomor antrean pada loket yang tersedia di bandara.

Kemudian, calon penumang menuju ke loket pembayaran, setelah membayar calon penumpang mengambil sampel napas di bilik yang telah disediakan, dekat tempat pembayaran.

Sampel napas yang diambil yaitu pembuangan napas pada hembusan ketiga.

Langkahnya sangat mudah, penumpang menghirup napas melalui hidung dan membuang melalui mulut.

Setelah dua kali menghirup napas melalui hidung dan membuang melalui mulut, maka pada pengambilan napas ketiga langsung hembuskan ke dalam kantong hingga terisi penuh.

Kunci kantong tesebut agar udara napas dalam kantong tidak keluar. Kemudian serahkan kantong udara kepada petugas.

Petugas operator GeNose akan melakukan pemeriksaan kantong udara tersebut dengan alat GeNose C19.

Calon penumpang bisa duduk santai dan menunggu hasil di ruang pengambilan sampel GeNose C19.

Jika hasil tes negatif maka calon penumpang dapat melakukan proses keberangkatan, dengan menunjukkan hasil tes negatif GeNose C19 kepada petugas KKP untuk divalidasi.

Untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang sudah harus memiliki tiket keberangkatan.

Calon penumpang harus dalam kondisi sehat, serta tak boleh merokok, makan. Hanya boleh minum air putih selama 30 menit, sebelum pemeriksaan selesai.

Untuk menghindari penumpukan massa, calon penumpang baiknya melakukan pemeriksaan GeNose C19 satu hari sebelum kebernagkatan.

Sekadar informasi, GeNose C19 merupakan alat pendeteksi Virus Corona buatan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Setelah melalui beberapa uji kelayakan, Kementrian Ksehatan mengeluarkan izin edar GeNose pada 24 Desember 2020.

Alat ini dikembangkan oleh Prof Dr Eng Kuwat Triyana, bersama timnya yang merupakan tim ahli UGM.

Baca Juga:  Arab Saudi Tegas Soal Bendera, Rizieq Shihab Terciduk

Hasil tes GeNose C19 lebih cepat yakni dalam 2 menit, dan bisa mendeteksi apakah seseorang negatif atau positif Covid19.

Pengambilan sampel tes GeNose C19 lebih nyaman dari usap atau swab, karena hanya melalui embusan napas.

Sayangnya menurut, Menhub Budi Karya ini baru akan berlaku di empat bandara dan hanya untuk penerbangan domestik.

“Ini akan berlaku 1 April, tapi hanya empat bandara yang mulai berlakukan, bandara lain akan menyusul,” kata Budi Karya.

Empat bandara yang dimaksud adalah, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Kualanamu Medan, Bandara Kulon Progo Yogyakarta dan Bandara di Bandung.

(*/ath)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed