oleh

Warga Sindulang Ditemukan Tewas Membusuk Dengan 17 Tikaman

-Berita-1.814 kali dibaca

Dari KTP Korban bernama Kisman Kasehung (49), warga Lingkungan III, Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara.

Penemuan sesosok jenazah pria oleh warga di Kelurahan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (23/3/2021) menghebohkan warga sekitar.

Lokasi penemuan mayat dekat tempat kost korban di lahan kosong, milik PT Pelindo III RT 16/ RW 05, Kelurahan Alak, Kota Kupang.

Penemuan jasad korban pertama kali oleh seorang anak, dengan belasan luka tusuk benda tajam pada bagian dada dan perut.

Terdapat juga luka sayatan pada tangan kanan, pendarahan pada kepala akibat benturan benda tumpul, serta luka robek pada leher.

Saat ditemukan, korban menggunakan kaos berkerah dan memakai celana pendek warna abu-abu.

Setelah melakukan olah TKP, polisi menemukan dua pisau sekitar lokasi penemuan mayat. Polisi menduga korban terbunuh sejak Minggu (21/3/2021).

Dari KTP Korban bernama Kisman Kasehung (49), warga Lingkungan III, Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tumiting Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara.

Korban bekerja sebagai seorang kapten kapal pandu, yang sering melakukan pelayaran dan singgah di Kota Kupang.

Dari informasi Istri kedua korban, Mieke Taghulihi menyebut pada Minggu (21/3/2021), mereka sempat jalan pagi dari tempat kost ke lokasi pelabuhan Tenau.

Setelah habis jalan pagi, mereka kembali ke tempat kost dan Mieke memandikan korban, karena dalam keadaan kurang sehat.

Selanjutnya, istri korban keluar rumah pergi ke pasar Alak, Kota Kupang untuk membeli ikan.

Nahasnya, saat kembali ke tempat kost Mieke mendapati kamar kost dalam keadaan tertutup, tapi korban tak ada.

Istri korban kemudian meminta orang sekitar situ, untuk bersama-sama mencari korban.

Sayangnya, pencarian selama dua hari tak mendapatkan hasil, hingga penemuan korban pada, Selasa (23/3/2021).

Mieke sempat mendapat kabar pada hari Selasa, bahwa ada penemuan mayat di lahan milik PT Pelindo III.

Setelah mengecek ke lokasi tesebut, Mieke kaget karena mayat tersebut adalah suaminya yang hilang sejak hari Minggu.

Baca Juga:  Jabat Dua Periode, KPU Tetapkan Bendum PDIP Sebagai Gubernur

Jenazah kemudian dibawa ke RSB Titus Uly Kupang untuk dilakukan autopsi.

Kepada media, Kapolsek Alak, Kompol Tatang Panjaitan membenarkan kejadian tersebut.

“Setelah visum kami mendapat ada 17 luka tusukan di tubuh korban. Juga luka sayatan dan pendarahan pada bagian kepala korban,” ujar Panjaitan.

Kapolsek menjelaskan saat ini pihaknya sedang mencari bukti, dan memeriksa beberapa orang sebagai saksi.

“Kami sedang mengungkap pelaku pembunuhan, sudah ada orang yang kami periksa,” pungkasnya.

(*/ath)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed