oleh

Ada ‘Sejuta’ Keindahan di Elas Wangker Soputan

-Jelajah-253 kali dibaca

Petualangan di Gunung Soputan sampai saat ini masih menjadi salah satu rekomendasi bagi para pecinta kegiatan pendakian.

Betapa tidak, kendati masuk masih aktif, Soputan dengan ketinggian 1.784 Mdpl  masih menarik para pecinta alam untuk menjajal Jalur-jalur ke puncak.

Sudah puluhan tahun, para pendaki melakukan perjalanan ke puncak gunung Soputan hanya melalui tiga jalur lama.

Antara lain jalur Desa Toure, jalur Desa Pinabetengan dan jalur Desa Silian di Kabupaten Minahasa Tenggara. 

Jalur-jalur ini berakhir di Base Camp hutan pinus lama, biasa disebut Base camp Pancuran karena ada mata air di bawah camp.

Namun dalam beberapa tahun terakhir ini, para pendaki yang hendak ke Gunung Soputan ketambahan jalur baru untuk ke puncak.

Jalur ini berada di Desa Tumaratas,  Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, dan ujung dari jalur ini adalah Base camp Elas Wangker.

Jalur dari Desa Tumaratas bisa sangat spesial, karena banyak keindahan yang terlihat para pendaki bahkan saat masih memulai pendakian.

Memulai perjalanan dengan kendaraan bermotor dari Desa Tumaratas,  pendaki tersaji keindahan hamparan perkebunan holtikultura menawan.

Dengan kendaraan bermotor dari Desa Tumaratas, tidak lebih dari sejam untuk sampai pada titik akhir untuk selanjutnya harus tracking jalan kaki .

Jika harus menggunakan kendaraan motor, sarannya harus jenis trail karena medannya tidak cocok untuk motor biasa.

Menuju ke Base Camp Eras wangker, membutuhkan waktu setidaknya 2-3 jam berjalan kaki.

Tracking lewat Jalur ini,  baiknya pada saat terang agar bisa menikmati suasana hutan pengunungan dan hamparan pohon pinus .

Namun demikian, tracking pada waktu malam juga memiliki sensasi tersendiri, dengan cuaca yang cukup dingin sepanjang perjalanan.

Sesekali pendaki akan bertemu dengan warga yang masuk hutan untuk berburu satwa atau tikus hutan.

Saat sampai di Base Camp Eras wangker akan terlihat banyaknya pohon pinus dengan diameter yang sangat besar.

Baca Juga:  Bukit Tetempangan, Destinasi Paragliding Terbaik Dunia

Pohon-pohon pinus tua ini ada di sekitar camp dengan topografi datar dan Luas.

Beberapa pendaki menilai Base Camp Eras Wangker sangat representatif, terutama untuk bisa menikmati keindahan kawasan Gunung Soputan.

’’Dari camp ini bisa ke kawah tua, Spot pemandangan dan akses ke puncak yang mudah,’’ tegas Jufry Legesan pendaki dari komunitas Galilea Adventure.

Pertengahan Maret 2021,  Base Camp Eras Wangker tersedia toilet dan rumah kecil dari kayu yang berdiri oleh inisiatif warga.

Fasilitas ini ada karena pada akhir 2020 lalu pernah tergelar kejuaraan sepeda gunung  yang start awalnya di tempat ini .

Elas Wangker menurut penuturan warga artinya tempat yang luas dan tandus, pasalnya awal-awal  letusan Gunung Soputan terjadi di sekitar lokasi ini.

Makanya berdekatan dengan Base Camp Eras Wangker ada kawah tua yang juga sangat menarik untuk dikunjungi.

“So Tunggu apalagi, Lets to de Go,” ujar Skiders Pangkerego pendaki Kompas TSM dan Vijej Paru admin IG @kawanuacantik.

(jelly ‘ching’ siwy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed