oleh

Ingin Tahu Arti Marga Minahasa Anda? Baca Ini

Ini arti marga Minahasa disusun sesuai Abjad

I

Ilat : Menunggu

Imbar : Yang dibuang

Inarai : Baju jimat

Ingkiriwang : Dari angkasa

Inolatan : Pegang tangan

Intama : Pembawa

Item : Hitam

K

Kaat : Penglihatan

Kaawoan : Mampu kerja

Kaendo : Teman mapalus

Kaeng : Sempit

Kaes : Menyiram

Kainde : Ditakuti

Kairupan : Kekuatan

Kalalo : Amat berani

Kalangi : Dari langit

Kalempou : Mengunjungi

Kalempouw : Kawan baik

Kalengkongan: Tepat berjatuhan

Kalesaran : Pusat segala usaha

Kalici : Mempesona

Kaligis : Sama keluarga

Kalitow : Tertinggi

Kaloh : Sahabat setia

Kalonta : Perisai kayu

Kalumata : Pedang perang

Kamagi : Bunga hias

Kambey : Bunga hias

Kambong : Obor

Kamu : Pegang teguh

Kandio : Amat kecil berarti

Kandou : Bintang pagi

Kapantouw : Pembuat

Kaparang : Pandai mengukir

Kapele : Amat tegas

Kapoh : Pemuja

Kapoyos : Dukun pijat

Karamoy : Penunjuk

Karau : Antara

Karinda : Kawan serumah

Karundeng : Pengusut

Karuyan : Di kejauhan

Karwur : Subur

Kasenda : Kawan sehidangan

Katopo : Keturunan opo

Katuuk : Pemegang rahasia

Kaunang : Cerdik

Kawatu : Pendirian teguh

Kawengian : Bintang sore

Kawilarang : Diatas terbuka

Kawulusan : Benteng

Kawung : Tersusun keatas

Kawuwung : Berkelebihan

Keincem : Penyimpan rahasia

Kekung : Pedang perisai

Keles : Bayi

Kelung : Perisah

Kembal : Agak lemah

Kembau : Kurang kuat

Kembuan : Sumber

Kenap : Genapkan

Kepel : Penakluk

Kerap : Seiring

Kere : Testa

Kesek : Penuh sesak

Kewas : Tumbuhan

Khodong : Kecil, menentukan

Kilapong : Batu kilat

Kindangen : Yang diberkati

Kirangen : Dimalui

Kiroiyan : Pengembara

Kodongan : Mengecil

Kojongian : Penggeleng kepala

Koleangan : Pemain

Kolibu : Banyak bekerja

Koloday : Saudara lelaki

Koly : Suka kerja

Komaling : Pembawa

Komaling : Penghormat

Kondoi : Lurus kedudukannya

Kontul : Kerja sendiri

Kopalit : Pendamai

Koraah : Suka panas matahari

Korah : Suka panas matahari

Korengkeng : Penakluk

Korompis : Hasil kerja yang baik

Koropitan : Penghukum

Korouw : Perkasa

Korua : Membagi dua

Kotambunan : Penimbun

Kountud : Kerja sendiri

Kowaas : Penggemar barang kuno

Kowonbon : Tahan uji

Kowu : Penempah

Kowulur : Ke gunung

Koyansouw : Pengipas

Kuhu : Menampakkan

Kulit : Kecukupan

Kullit : Cukup

Kumaat : Melihat

Kumaunang : Penyelidik cerdik

Kumayas : Membongkar

Kumendong : Pengumpul tenaga

Kumolontang : Melompat keliling

Kumontoy : Lurus hati

Baca Juga:  Pelabuhan Bitung, Dibangun Sukarno Diresmikan Fatmawati

Kupon : Diharapkan

Kusen : Penutup

Kusoi : Cerdik

L

Lala : Berjalan

Lalamentik : Semut api

Lalowang : Perlumba

Lalu : Pendesak

Laluyan : Melintasi

Lambogia : Paras jernih

Lampah : Tak seimbang

Lampus : Tembus

Lanes : Kurang semangat

Langelo : Menapis

Langi : Tinggi

Langitan : Tinggian

Langkai : Dihormati

Languyu : Tanpa tujuan

Lantang : Berharga

Lantu : Penentu

Laoh : Manis

Lapian : Teladan

Lasut : Pemikir cerdas

Legi : Menipis

Legoh : Penelan manis pahit

Lembong : Pembalas budi

Lempas : Kedudukan

Lempou : Kunjungan

Lengkey : Dimuliakan

Lengkoan : Penghalang

Lengkong : Pendidik

Lensun : Diharapkan

Leong : Main

Lepar : Tujuan

Lesar : Halaman

Lewu : Tersendiri

Liando : Penimbang

Limbat : Berganti

Limbong : Ingat budi

Limpele : Penurut

Lincewas : Tumbuhan obat

Lintang : Bunyi-bunyian

Lintong : Pusat persoalan

Liogu : Jernih

Litow : Tinggi

Liu : Bijaksana

Liwe : Air mata

Loho : Perindu

Loing : Pengawas

Lolombulan : Bulan purnama

Lolong : Bulan

Lomboan : Lemparan keatas

Lompoliu : Pengajar

Lonan : Ramah

Londa : Perahu

Londok : Tinggi

Longdong : Penjaga

Lontaan : Pembuka jalan

Lontoh : Tinggi keatas

Losung : Pendesak

Lowai : Bayi lelaki

Lowing : Mengawasi

Ludong : Kepala negeri

Lumanau : Biasa berenang

Lumangkun : Penyimpan rahasia

Lumatau : Berpengetahuan

Lumempouw : Meliwati

Lumenta : Terbit

Lumentut : Bukti

Lumi : Meminggir

Lumingas : Membersihkan

Lumingkewas : Tepat dlm segala hal

Lumintang : Menunggalkan

Luminuut : Berpeluh

Lumoindong : Melindungi

Lumondong : Berlindung

Lumowa : Meliwati

Lumunon : Muka bercahaya

Luntungan : Memiliki jambul

Lutulung : Penolong

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 komentar

  1. PENULIS ARTI FAM – FAM MINAHASA, TIDAK KOMPLIT MENYEBUT FAM-FAM ORANG MINAHASA. SAYA PEMBAWA FAM MALONDA BERPIKIR ADA KESENGAJAAN PENULIS INI TIDAK MENYEBUT FAM MALONDA. MAAF, ADA APA DENGAN SAUDARA PENULIS TIDAK MAU MENULIS FAM MALONDA? KENDATI FAM MALONDA BANYAK TERSEBAR KE MANA-MANA SAMPAI LUAR NEGERI. BANYAK PERORANGAN FAM MALONDA BERHASIL, ADA JENDERAL, ADA ILMUWAN PROF, DOKTOR, ADA PEBISNIS, ADA DOKTER, BAHKAN ADA PREMAN KEPALA DI JAKARTA (INI FAKTA), BAHKAN ADA (MAAF INI KENYATAAN POLITIK) SEORANG PENGANUT KOMUNIS YANG BERSEMBUNYI DI HUTAN, DAN TURUN GUNUNG KELUAR DARI HUTAN TAHUN 1980-AN (KALAU SAYA TIDAK KELIRU TAHUNNYA) YANG KEMUDIAN MENGANUT AGAMA KRISTEN ADVENT. JUJUR NAMA MALONDA PALING TERKENAL SI PENGANUT KOMUNIUS INI. MANA BISA SAUDARA PENULIS TIDAK PERNAH MENGETAHUI FAM MALONDA.TKS

  2. Saya kira kurang lengkap dan mungkin banyak yg mungkin agak keliru. Perlu penulisan dan kajian ulang. Nanti mrk yg Fam-nya tidak tercantum merasa tidak adil. Fam-fam yg mirip/ beda2 tipis perlu penjelasan tersendiri lagi. Usulan saya Perlu ada Tim utk menulusuri semua Fam yg ada. Tiap daerah kabupaten/ kota di Tanah Minahasa perlu juga ada Tim2 Kecil lagi.