oleh

Terus Diserang, Kolanus: Nanti Juga Mereka Sadar

-Berita-558 kali dibaca

Kursi DPRD milik legislator Kristo Ivan Lumentut dan Franseska Julia Kolanus, kembali digoyang.

Hal ini terkait sikap keduanya yang dinilai tidak sejalan dengan garis komando Partai Demokrat dalam mendukung pasangan calon walikota dan wakil walikota Manado 2020.

Beberapa pihak internal partai Demokrat terlihat mengangkat isu Pergantian Antar Waktu (PAW) ketika AHY berkunjung ke Manado (24/11/2020).

Dimintai tanggapan oleh newsantara.id terkait hal tersebut, Franseska Julia Kolanus memberi pernyataan bijak.

“Isu karbitan dari oknum-oknum tersebut tak perlu ditanggapi, cuma buang-buang tenaga saja,” kata anggota Komisi IV DPRD Kota Manado.

Menurut Kolanus, mereka yang terus melakukan serangan kepada dirinya adalah oknum-oknum yang iri hati dan tidak mampu berpolitik dengan baik.

“Mereka terus menyerang saya, berarti mereka tahu bagaimana kapasitas saya dan Ivan dalam tubuh Partai Demokrat,” ujarnya.

Baca juga:  Raih Suara Terbanyak, FJK Siap Penuhi Janji

Lanjut dia, dirinya tetap tenang dan mengambil sikap tidak melayani oknum-oknum yang ingin menjatuhkannya.

Diapun menyebut, dirinya dan Kristo mempunyai cara sendiri dalam mendukung pasangan Demokrat di Pilkada 2020.

“Saya dan Kristo punya cara sendiri dalam memenangkan paslon MOR-HJP,” sebutnya.

Ketika disinggung mengenai foto yang beredar di media sosial, saat dirinya tidak mengangkat simbol 3 jari, FJK menjawabnya enteng.

“Soal siapa yang menang, semua sudah diatur dan ditentukan oleh Tuhan, bukan ditentukan 3 jari saya dan Kristo,” pungkasnya.

Dia menambahkan, kalau ada yang menganggap dirinya dan Kristo sebagai penentu kemenangan, berarti mereka mengakui ada dua kekuatan penting dalam tubuh Partai Demokrat.

“Mereka akan sadar dengan sendirinya, dan mengakui bahwa saya bukan legislator kaleng-kaleng,” pungkas Kolanus.

Baca: Menolak Lupa, Demokrat Bukan Hanya Milik Satu Orang

Baca: Diancam PAW, ini Penjelasan Legislator Franseska Kolanus

Diketahui, Legislator Franseska Julia Kolanus (FJK) mendapat ancaman Pergantian Antar Waktu (PAW) dari partai Demokrat Kota Manado.

Baca juga:  Kunjungan Wisman ke Sulut Terus Meningkat

Dia dituding lebih mendukung pasangan calon yang didukung partai lain ketimbang pasangan calon dari partai demokrat.

Pasangan yang dimaksud adalah usungan partai Nasdem, Paula Runtuwene-Harley Mangindaan.

Runtuwene adalah istri Walikota manado, Vicky Lumentut. Kolanus sendiri merupakan adik ipar Vicky Lumentut.

Beberapa waktu lalu, Kolanus sudah gamblang menjelaskan jika dirinya tetap mematuhi kebijakan partai.

Menurutnya, alasan yang dikemukakan dalam surat peringatan (SP) yang diterimanya terlalu mengada-ada.

Dia juga blak-blakan menyebut ada ‘settingan’ yang dilakukan Noortje Van Bone, Ketua PAC Demokrat Kota Manado dalam mencari-cari kesalahan untuk menjatuhkan dirinya. (oka).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed