oleh

Astaga! Rizieq Shihab “Copot” Kapolda Metro Jaya


Kedatangan Rizieq Shihab kembali ke tanah air membawa malapetaka bagi banyak orang, termasuk institusi kepolisian.

Seminggu setelah kedatangan Rizieq Shihab, Kapolri Jenderal Idham Azis mencopot jabatan Kapolda Metro Jaya dari Nana Sudjana.

Bukan hanya Nana, kapolri juga mencopot Rudy Sufahradi Novianto dari jabatan Kapolda Jawa Barat.

Pencopotan kedua jenderal ini berkaitan erat dengan pelanggaran protokol kesehatan, yang dilakukan oleh Rizieq Shihab.

“Dua jenderal ini tidak menegakkan protokol kesehatan, dan sanksinya adalah poncopotan jabatan mereka sebagai kapolda,” kata Kadiv Humas Polri Argo Yuwono.

Selanjutnya, posisi Nana Sudjana akan digantikan oleh Irjen Fadil Imran. Sedangkan posisi Rudy diganti oleh Irjen Ahmad Dofiri.

“Proses pergantian keduanya akan dilakukans secepatnya,” ujar Argo, Senin (16/11/2020).

Diketahui, pada 10 November lalu Rizieq Shihab kembali ke Indonesia, melalui Bandara Soekarno Hatta.

Kedatangan Rizieq Shihab disambut oleh ribuan pendukungnya. Mereka bahkan membuat lumpuh sebagian besar aktivitas di bandara Soeta.

Banyak penerbangan yang delay hingga berjam-jam. Tidak hanya itu, kerusakan yang ditimbulkan pendukung Rizieq Shihab juga hingga miliaran rupiah.

Baca juga:  Kotak Kosong Makassar Terbukti Beda Sendiri

Buntut kejadian ini, Akun resmi milik Polda Metro Jaya diserbu warganet. Mereka mengaku kecewa karena dianggap polisi kecolongan dengan penjemputan Rizieq Shihab.

Banyak Netizen yang menyebut Polda Metro Jaya tidak berani menegur pendukung Rizieq Shihab yang didominasi anggota FPI.

Tercatat, hingga Minggu malam, unggahan di akun Polda Metro Jaya mendapat lebih dari 1.800 komentar. 1.700 retweet, 125 like dari warganet.

Sementara itu, pelanggaran protokol kesehatan juga terjadi saat Rizieq Shihab menggelar acara penikahan putrinya.

Undangan yang hadir dikabarkan mencapai 10 ribu orang. Hal ini tentunya sangat melanggar aturan PSBB yang diterapkan di Jakarta.

Pada acara ini, polisi hanya datang untuk mengatur dan merekayasa lalu lintas.
Cercaan netizen tidak bisa dihalau lagi.

Banyak netizen yang menyayangkan kejadian tersebut, dan berharap polisi tegas dalam betindak.

Ulah Rizieq Shihab ini membuat Pemkot DKI Jakarta menjatuhkan denda sebesar Rp50 juta.

Denda tersebut langsung dibayarkan pihak Rizieq Shihab ke Pemprov DKI Jakarta.(ath)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed