oleh

KPU Simulasi Proses Pemilu di TPS

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi sulawesi Utara kembali menggelar simulasi proses pemilihan dan perhitungan suara.

Kegiatan simulasi ini terlaksana di Lapangan Aruman, Motoboi Kecil, Kota Kotamobagu, Kamis (12/11/2020).

Baca: Frans Kaisiepo, Pahlawan Nasional dari Papua

Kegiatan ini fokus pada penerapan protokol kesehatan, pencegahan dan pengendalian covid-19 pada Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur.

Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh menyebut kegiatan sosialisasi ini akan dberlangsung di 15 Kabupaten/Kota di Sulut.

Sebab, pemilihan dalam situasi Covid19 baru pertama kali, jadi banyak masyarakat yang belum memahami.

“Kegiatan ini akan terus berlangsung, supaya masyarakat bisa mengetahui cara memilih dalam kondisi saat ini,” kata Mewoh.

Dengan demikian, Mewoh berharap dengan sosialisasi ini masyarakat tidak ragu datang ke TPS untuk memberikan pilihan mereka.

“Saya harap partisipasi masyarakat tetap tinggi saat pencoblosan, jangan ragu untuk datang ke TPS,” ujarnya.

Kata Mewoh, dalam pemilihan, KPU menerapkan sistem ketat terkait protokol kesehatan, bagi petugas maupun warga.

“Kita menerapkan Protokol kesehatan secara ketat, dan itu semua berlaku bagi penyelenggara maupun warga yang datang memilih,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Sulut, Panca Putra Sumajuntak mengatakan, terkait pilkada dalam kondisi Covid19 KPU telah mengeluarkan peraturan.

Kata Panca, peraturan KPU tentang protokol kesehatan mulai dari pendaftaran hingga proses pemungutan suara nanti.

“Peraturan ini telah berlangsung hingga proses pemungutan suara pada 9 Desember,” katanya.

Lanjutnya, gugus tugas Covid19 akan bertindak jika ada pelanggaran protokol kesehatan di lokasi TPS.

“Gugus tugas akan berjaga dan menindaklanjuti setiap penyelenggara dan warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Dia berpesan supaya masyarakat bisa taat dan melaksanakan protokol kesehatan Covid19, sesuai dengan peraturan yang ada.

Sekadar informasi, Peraturan KPU yang mengatur ketentuan protokol kesehatan pada Pilkada 2020, dituangkan dalam PKPU 6/2020, yang kemudian menjadi PKPU 20/2020.

Sedangkan peraturan penegasan aturan dan sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan dituangkan dalam PKPU 13/2020.

Baca Juga:  Proses PAW Minut, Peggy Rumambi Bilang Begini

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut tahun 2020, melibatkan 3 calon.

Mereka adalah pasangan nomor 1; Christiani Eugenia Paruntu – Sehan Salim Landjar, juga pasangan nomor 2; Vonny Anneke Panambunan -Hendry Runtuwene.

Dan pasangan nomor urut 3 adalah calon petahana Olly Dondokambey -Steven Kandouw.(oka)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed