oleh

Lumentut Tunda Buka Mal, Jeritan Pekerja Makin Nyaring

Asa ribuan pekerja swasta yang bekerja di pusat-pusat perbelanjaan untuk bisa kembali bekerja harus kembali dikubur dalam-dalam

Walikota Manado, Vicky Lumentut kembali menunda pembukaan mal dan pusat perbelanjaan yang rencananya akan dibuka mulai hari ini (1/7/2020).

Baca: Torang Samua Basudara, Slogan Hebat Perekat Orang Manado

“Pembukaan mal akan ditinjau lagi karena Manado masuk zona merah penyebaran Covid19,” kata Lumentut kepada media di Godbless Park Manado, Selasa (30/6/2020).

Menurut Walikota Lumentut, angka postif Covid19 yang masih tinggi menjadi pertimbangan Pemkot untuk segera membuka pusat-pusat perbelanjaan.

“Zona merah mengharuskan masyarakat untuk tetap tinggal dirumah, hal ini juga yang menjadi alasan kami untuk belum ijinkan mal beroperasi,” tambah ketua PKB Sinode GMIM ini.

Dibagian lain, pemerhati kebijakan publik, Fathur Ridho mengatakan langkah yang diambil Walikota Lumentut wajar mengingat masih tingginya angka positif Covid19 di Manado.

Namun demikian, dirinya juga meminta Walikota berkaca dari segi ekonomi dan sosial, yang menimpa ribuan karyawan swasta yang kini nasib mereka tak menentu.

“Penundaan pembukaan mal itu kewenangan Walikota, namun Pak Lumentut juga harus memberi harapan bagi pekerja swasta,” katanya.

Ridho lantas menyebut, Walikota Lumentut harus melakukan tatap muka dengan pengusaha mal, supaya ada jalan keluar yang baik atas keputusan ini.

“Kasihan pengusaha, mereka memiliki beban moral atas ribuan karyawan yang dirumahkan, saya minta Walikota Vicky Lumentut bisa menemui mereka dan mencari jalan keluar atas belum dibukanya mal,” tambah dia.

Dia menambahkan keputusan pemerintah tersebut bisa dipersepsikan sebagai tindakan pilih kasih. Buktinya, hingga kini banyak toko-toko yang bukan menjual kebutuhan pokok, tapi tetap beroperasi hingga malam hari.

“Ada yang tutup dan ada yang tetap buka, kondisi ini menandakan Pemkot Manado tidak tegas dalam mengeksekusi kebijakan dan Pemkot juga lemah dalam pengawasan,” pungkas dia.

Baca juga: Tahap I Banjir Kritikan, Bantuan Tahap II Siap Disalurkan

Baca Juga:  Perda Perlindungan Nelayan Siap Terbit

Diketahui, pengusaha pusat perbelanjaan, pemilik tenan dan pekerja swasta telah melakukan hearing bersama Komisi II DPRD Manado dan Pemkot Manado.

Dalam hearing itu, mereka minta agar DPRD bisa merekomendasikan kepada Pemkot supaya mal-mal bisa dibuka kembali.

“Saya hadir disini membawa harapan ribuan pekerja yang dirumahkan atas penutupan mal. Mereka sudah lebih dari tiga bulan tidak bekerja, saya harap ada kebijakan Pemkot yang baik untuk ribuan pekerja yang saat ini dirumahkan,” kata Rudi Wijaya saat hearing dengan DPRD.

Penulis : Emmanuel Athlon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed