oleh

Manado Positif Corona, Gubernur: Mari Torang Bersatu

Kota Manado menjadi daerah baru yang terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid19). Hal ini diumumkan juru bicara khusus penanganan virus corona, Achmad Yurianto, Sabtu (14/3/2020).

Baca: Kawasan Jalan Roda, Ngopi ala Parlemen Jalanan

“Penyebarannya sudah melebar. Jakarta, Bandung, Tangerang, Solo, Jogjakarta, Bali, Pontianak dan Manado,” katanya.

Selain itu, jumlah pasien yang terjangkit virus corona naik pesat, per Sabtu (14/3/2020), sudah menjadi 96 orang. Itu berarti ada penambahan 27 kasus dibanding Jumat (13/3/2020) yang berjumlah 69 orang.

Mencegah kepanikan warga Sulawesi Utara, Pemerintah Provinsi kemudian langsung bergerak cepat. Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey memastikan pemerintah akan mengambil langkah cepat dan menyiapkan fasilitas terbaik untuk menangani kasus ini.

Dia juga meminta warganya untuk tidak panik berlebihan namun tetap waspada. Masyarakat kata dia, harus mengecek pemberitaan secara bijaksana dan tidak turut menyebarkan berita yang menyebabkan keresahan.

“Perkembangan terbaru akan selalu kami sampaikan secara resmi oleh pemerintah,” jelasnya.

Selain itu, Olly Dondokambey mengajak warganya meningkatkan imunitas tubuh dengan pola hidup sehat seperti makan buah dan sayuran serta berolahraga.

“Masyarakat juga kami imbau sebaiknya menghindari keramaian untuk meminimalisir penyebaran virus corona,” tambahnya.

Olly meminta warga Sulawesi Utara untuk bersatu serta saling menguatkan melawan virus corona yang mewabah dan menjadi keresahan masyarakat dunia.

“Mari torang bersatu dan bekerjasama, berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kita bisa terhindar dari virus ini, serta bisa melewati masa-masa ini,” tambahnya.

Dirut RSUD Prof Kandou, Jimmy Panelewen juga meminta masyarakat agar tidak ketakutan yang berlebihan. Menurutnya, pihak rumah sakit berusaha memberikan penanganan medis yang maksimal.

Pemerintah Kota Manado juga menegaskan hal sama. Wakil Walikota Manado, Mor Bastian mengimbau warganya sementara waktu agar menghindari keramaian serta meningkatkan kebiasaan hidup sehat dan bersih.

Mor juga mengingatkan, Pemkot Manado memiliki layanan cepat call centre 112, jika masyarakat membutuhkan bantuan cepat dari petugas medis terkait corona.

Sementara itu, pemerintah Kota Manado mengambil langkah untuk meliburkan sekolah selama dua minggu, per Senin 16 Maret, sembari melihat perkembangan kondisi yang ada.

Baca Juga:  Kapolri Tito Karnavian Puji Keindahan Sulawesi Utara

Diketahui, Sabtu, (14/3/2020) menyebar pesan berantai di media sosial yang menyatakan ada pasien positif terjangkit virus corona. Banyak yang bertanya lokasi dan kondisi pasien. Sebagian besar masyarakat Kota Manado resah dan panik.

Dari pantauan media, kondisi pusat perbelanjaan dan tempat yang biasanya ramai, terlihat pengunjungnya juga agak berkurang. Sabtu malam, warganet di media sosial kini terlihat saling mengingatkan. Banyak terlihat postingan edukasi tentang Covid19 serta dukungan untuk pemerintah memerangi virus ini.

Penulis: Kayla Carissa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.