oleh

Mukjizat, Masuk Jurang 30 Meter, Pendeta Adece Selamat

Gunung Potong yang merupakan ruas jalan penghubung dari Noongan ke Ratahan, sering menjadi lokasi terjadinya kecelakaan.

Kecelakaan kembali terjadi pada Minggu (9/12/2018) pagi. Sebuah mobil minibus jenis Daihatsu Xenia bernomor polisi DB 15xx EG, hilang kendali dan mengakibatkan mobil tercebur kedalam jurang setinggi 30 meter.

Beruntung sopir dan penumpang dalam mobil tersebut dalam keadaan selamat. Sopir yang bernama Matheus Paulus, mengalami luka ringan.

Korban lainnya adalah seorang pendeta bernama Adece Mananeke, juga tidak mengalami luka serius.

Awalnya, kedua warga Manado tesebut sedang melakukan perjalanan ke Ratatotok, karena Pendeta Adece Mananeke akan memimpin ibadah di sana.

Saat memasuki area Gunung Potong, cuaca saat itu sedang hujan dan jalan licin. Karena jalan menurun, sopir Matheus Paulus tidak dapat mengendalikan laju kendaraan.

Alhasil, mobil mereka masuk jurang sedalam 30 meter. Mobil kemudian terbalik didasar jurang.

Beruntung keduanya tidak mengalami luka serius dan berhasil naik ke pinggir jalan, dan mendapat pertolongan warga yang melintas.

Kapolsek Ratahan, Kompol Sammy Pandelaki saat dikonfirmasi mengatakan, kendaraan yang laju dan jalan yang licin menjadi penyebab kecelakaan.

“Jalan memang basah karena hujan, pengemudi hilang kendali karena mobil laju. Dan mereka masuk ke jurang,” kata Pandelaki.

Lanjutnya, setelah mendapatkan informasi, petugas dari Polsek Ratahan langsung bergerak dan mengamankan lokasi kecelakaan.

“Saya dan rekan-rekan langsung ke Gunung Potong dan mengamankan lokasi kecelakaan, sangat beruntung kedua korban selamat,” lanjut dia.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek berharap setiap pengendara yang melintasi jalur tersebut, untuk berhati-hati karena jalan licin.

“Saya imbau kepada semua warga yang akan melintasi Gunung Potong untuk bisa berhati-hati. Apalagi cuaca yang memasuki musim penghujan ini, membuat jalan jadi sangat licin,” kata Kapolsek Ratahan.

Diketahui, ruas jalan Gunung Potong sering menjadi momok bagi pengendara yang akan menuju ke Kabupaten Minahasa Tenggara.

Jalan yang lebar dan menurun tanpa pembatas pagar jurang yang berada di sebelah sisi kiri jalan, membuat setiap pengemudi harus extra berhati-hati bila melintasi.

Baca Juga:  Pembayaran Lahan Bendungan Kuwil Ada Permainan?

Sudah banyak kejadian kecelakaan yang terjadi di jalan ini, dan merengguk banyak korban.

Penulis : Emmanuel Athlon

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.