oleh

Menakutkan, ini Detik-detik Gempa dan Tsunami Palu

Bumi Celebes tepatnya di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah terkena gempa bumi yang sangat dahsyat 7,4 Skala Richter (Sebelumnya disebut 7,7 SR sebelum diralat BMKG), Jumat (28/9/2018).

Hingga Sabtu Malam, Pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kominfo menyebutkan, dari laporan yang masuk tercatat korban meninggal dunia sudah lebih dari 400 orang. Lebih dari lima ratus orang juga saat ini sedang mendapat perawatan medis karena luka yang dialami.

Jumlah korban bahkan disebut masih akan bertambah melihat korban luka berat dan laporan lapangan yang belum lengkap.

Gempa tektonik tersebut memang digambarkan sangat dahsyat sehingga merobohkan sejumlah bangunan meski dengan struktur beton bertulang. Energi gempat 7,4 SR disetarakan dengan 200 kali goncangan bom atom Hiroshima.

Baca juga:  Selamat Jalan, Nicky Hayden…

Gempa ini kembali menambah luka bangsa akibat Gempa Bumi. Diketahui belum sebulan Nusa Tenggara Barat diguncang gempa yang merenggut puluhan korban jiwa. Pemulihan pasca bencana di Lombok belum spenuhnya berakhir.

Presiden Joko Widodo sudah bergerak cepat memerintahkan jajarannya menangani bantuan korban gempa. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi langsung menindaklanjuti dengan membentuk tim pelaksanaan tanggap darurat.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga sudah memberangkatkan personel TNI untuk membantu proses evakuasi.

Akibat gempa tersebut, sejumlah infrastruktur rusak. Landas pacu Bandara Udara SIS Al-Jufri Palu dilaporkan retak setengah kilometer. Menara pantau bandara juga roboh dan menelan satu korban jiwa petugas menara.

Saluran komunikasi juga lumpuh akibat lebih dari 500 Base Transceiver Station (BTS) rusak.  Tujuh gardu induk PLN juga rusak akibat goyangan gempa.

Baca juga:  Ketua PDIP Sulut Bujuk Sajow ke DPR RI

Dermaga Pelabuhan Ogoamas juga mengalami pergeseran ke sisi kanan sepanjang tiga centimeter. Pelabuhan Pantoloan Palu juga rusak parah dan quay crane roboh .

Sementara di Pelabuhan Wani, sebanyak 40 kapal yang sedang sandar diterjang arus tsunami dan terbawa sejauh 70 meter dari dermaga.

Pihak SAR bersama BNPB dibantu TNI-POLRI dan semua relawan masih terus melakukan evakuasi dan pendataan korban. Para korban yang kehilangan tempat tinggal kini dievakuasi ke lokasi pengungsian di beberapa tempat.

Bantuan dari pihak pemerintah dan swasta juga masih terus berdatangan. Ratusan gempa susulan masih terjadi membuat masyarakat masih trauma kembali ke tempat tinggal.

Berikut detik-detik terjadinya gempa Donggala:

(Video: KC/ist).

Penulis: Efge Tangkudung

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

News Feed