oleh

Selamat Jalan Valentinus Nahak, Sang Juara Sejati

Petinju Valentinus Nahak asal Tenggara Timur (NTT) akan dimakamkan di kampung halamannya, Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, NTT, Minggu (5/8/2018).

Petinju muda potensial yang rencananya menjadi bagian tim tinju Indonesia dalam Asian Games 2018, menutup usia di Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali, Kamis (2/8/2018).

Valentinus menutup perjalanan hidup dan karirnya dalam usia yang masih sangat belia, 22 tahun. Valentinus Nahak tak kuasa menahan ganasnya penyakit kanker kelenjar getah bening yang menyerangnya.

Kepergian Valentinus membawa kesedihan mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia. Makin menyedihkan, ketika mengenang pernyataan Velentinus beberapa hari sebelum kepergian petinju muda berbakat itu.

Valentinus Nahak sempat menyatakan keinginannya untuk tetap membela Indonesia dalam ajang Asian Games. Dia bahkan optimis akan sembuh dan bisa bergabung dengan rekan-rekannya. Saat itu, tubuh Valentinus sudah terlihat ringkih dan lemah, namun semangat juaranya tak pernah surut.

Sang kakak, Julio Nahak yang juga seorang petinju, sadar kondisi sang adik tak memungkinkan lagi mengikuti Asian Games. Julio hanya menahan tangis, dan meminta doa masyarakat Indonesia agar adiknya bisa sembuh dari penyakit tersebut.

Baca juga:  Ini Lokasi Salat Id di Manado

Kegigihan dan keyakinan Valentinus itu bakal terus dikenang. Semangat juara Valentinus Nahak itu akan menjadi motivasi ekstra bagi para atlit yang berjuang di Asian Games.

Valentinus Nahak memang seorang juara sejati. Baginya, berjuang untuk nama bangsa dan negara adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan.

Sayang, keinginan mulianya tak tercapai. Valentinus harus terkapar di ruang perawatan hingga akhirnya menutup usia karena sakit. Tapi, meski tak sempat berjuang untuk Indonesia dalam ajang Asian Games, Velentinus Nahak sudah menjadi juara untuk Indonesia.

Valentinus Nahak adalah juara sejati, berjuang dan tak kenal menyerah sebelum maut menjemput. Dalam kelemahan raga, dia tetap memikirkan prestasi Indonesia. Valentinus Ingin berjuang memberikan segalanya demi prestasi bangsa.

Tapi, takdir Tuhan berkata lain. Velentinus Nahak kini sudah beristirahat dalam damai, membawa kebanggaan dan meninggalkan semangat.

Selamat Jalan Valentinus Nahak, Sang Juara Sejati. Namamu akan terus abadi memancarkan harum semerbak untuk Indonesia.

Penulis: Rizka Alvira

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed